Skip to content

TAHAP IMPLEMENTASI SISTEM

2010 June 28
Posted by tatasutabri

TAHAP IMPLEMENTASI SISTEM

Sistem yang sudah di ANALISA & di RANCANG secara rinci dengan teknologi yang sudah dipilih dan diseleksi, maka tibalah saatnya sistem tersebut untuk di implementasikan.

TUJUAN.

  1. Untuk mengkaji mengenai rangkaian sistem, baik software maupun hardware dalam bentuk sistem informasi terpusat (integrated information system).
  2. Untuk melakukan UJICOBA mengenai perangkat lunak sistem (software) maupun perangkat keras (hardware) sebagai sarana pengolah data dan sekaligus penyaji informasi yang dibutuhkan.
  3. Untuk melakukan penerapan serta peralihan sistem yang lama ke sistem yang baru sebagai keputusan terakhir di dalam tahap BANGSISFO

KEGIATAN PADA TAHAP IMPLEMENTASI SISTEM

  1. Melakukan TEST SISTEM
  2. Melakukan Pemasangan & Peralihan Sistem
  3. Melakukan Review Hasil Implementasi
  4. Membuat Laporan BANGSISFO

HASIL AKHIR.

Suatu laporan yang berupa hasil pengembangan atau pembangunan suatu sistem yang sudah diterapkan di dalam suatu organisasi/perusahaan yang berisi pedoman mengenai petunjuk pengoperasian sistem, serta jangka waktu pengoperasian dari sistem yang akan di implementasikan.

MELAKUKAN TEST SISTEM (1)

TUJUAN.

Untuk mengkaji ulang rangkaian sistem usulan yang sudah dibuat, baik secara konsepsional maupun secara struktural pada suatu areal percontohan.

KEGIATAN YANG DILAKUKAN.

a). Menyiapkan SOFTWARE & HARDWARE

b). Melakukan UJICOBA Sistem

KESIMPULAN.

Suatu laporan yang berisi tentang uraian sistem usulan yang sudah siap untuk dioperasikan

PEMASANGAN & PERALIHAN SISTEM (2)

TUJUAN.

Untuk menerapkan atau mengimplementasikan sistem usulan yang sudah siap dioperasikan secara teknis & sistematis.

KEGIATAN YANG DILAKUKAN.

a). Membuat JADWAL IMPLEMENTASI

b). Melakukan KONVERSI SISTEM

KESIMPULAN.

Suatu rekomendasi sistem yang berisi informasi yang akurat dan tepat guna tentang rencana kerja yang siap dioperasikan.

JADWAL IMPLEMENTASI

Rencana implementasi  adalah suatu prosedur  atau uraian mengenai tahapan yang akan dilakukan, dan menjelaskan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam proses implementasi yang berupa KOMPUTERISASI SISTEM.

Dalam proses implementasi ini dibutuhkan jadwal yang berfungsi sebagai panduan atau pedoman terhadap kegiatan serta tahapan yang harus dilakukan di dalam proses implementasi sistem tersebut.

Adapun jadwal yang harus dibuat, di dalam perencanaan implementasi sistem ini dibagi dalam beberapa tahap.

TEKNIK PERALIHAN SISTEM / KONVERSI SISTEM

Bentuk kegiatan di dalam melakukan TEST SISTEM serta pemasangan & peralihan sistem  disebut dengan  istilah KONVERSI SISTEM.

KONVERSI SISTEM merupakan suatu proses untuk menerapkan atau mengimplementasikan suatu sistem baru agar dapat dioperasikan secara tepat dan benar.

Teknik KONVERSI SISTEM  yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan sistem baru adalah :

  1. Konversi Langsung (CUT OVER)
  2. Konversi Paralel (PARALEL RUN)
  3. Konversi Percontohan (PILOT APPROACH)
  4. Konversi Bertahap (PHASE IN CONVERTION)

KONVERSI LANGSUNG (CUT OVER)

Pada teknik konversi  langsung ini, sistem yang lama dihentikan sama sekali, dan sistem yang baru mulai dioperasikan.

KEUNTUNGAN.

  • Teknik konversi ini, baik dilakukan untuk sistem yang tidak terlalu besar
  • Biaya konversi sistem yang harus dikeluarkan tidak terlalu mahal

KERUGIAN.

Mempunyai resiko kegagalan yang tinggi, jika sistem yang baru GAGAL dioperasikan pada waktunya.

KONVERSI PARALEL (PARALEL RUN)

Teknik konversi paralel run ini dilakukan dengan mengoperasikan sistem yang baru, bersama-sama dengan sistem yang lama selama satu periode tertentu.

KEUNTUNGAN.

Menyediakan PROTEKSI yang tinggi kepada pihak manajemen terhadap kegagalan dari sistem baru.

KERUGIAN.

Biaya konversi sistem yang harus dikeluarkan cukup besar & mahal

KONVERSI PERCONTOHAN (PILOT APPROACH)

Teknik konversi ini biasanya dilakukan, apabila beberapa sistem yang sejenis akan diterapkan di beberapa area yang terpisah

KEUNTUNGAN.

  • Resiko kegagalan sistem hanya terletak pada area tertentu saja
  • Kesalahan yang terjadi pada sistem yang baru dapat diperbaiki terlebih  dahulu, sehingga kesalahan tidak terjadi pada area yang lain
  • Personil di area lain dapat dilatih di area percontohan di dalam situasi yang nyata

KERUGIAN.

Proses konversi sistem menjadi sangat lama, karena harus melakukan proses UJICOBA sistem dalam suatu area tertentu.

KONVERSI BERTAHAP (PHASE IN CONVERTION)

Teknik konversi ini dilakukan dengan menerapkan masing-masing modul sistem yang berbeda secara urut

KEUNTUNGAN.

Memperkecil bentuk kesalahan yang akan terjadi dalam sistem yang baru, karena dilakukan secara bertahap.

KERUGIAN.

Waktu yang dibutuhkan untuk konversi sistem baru cukup lama, karena prosesnya dilakukan secara bertahap.

Comments are closed.