Skip to content

Normalisasi FILE

2010 May 27
Posted by tatasutabri

NORMALISASI FILE

Normalisasi file adalah suatu proses pengelompokan elemen data ke dalam tabel yang menyatakan hubungan antar entitas sehingga terwujud suatu bentuk yang memudahkan adanya perubahan dengan dampak terkecil. Proses pada pengolahan data yang mengakibatkan efek samping yang tidak diharapkan sering disebut dengan istilah anomali yang dapat terjadi akibat inserting, updating atau deleting. Oleh karena itulah diperlukan normalisasi file. Adapun teknik penyusunan normalisasi file adalah dengan menentukan hal-hal sebagai berikut:

KUNCI ATRIBUT

Setiap file selalu mempunyai kunci berupa satu field atau satu set field yang dapat mewakili record. Sebagai contoh pada tabel barang terdapat field kunci berupa kode barang yang mewakili nama barang, harga barang, jumlah barang dan sebagainya.

KUNCI KANDIDAT (CANDIDATE KEY)

Kunci kandidat adalah satu atribut atau satu set minimal atribut yang mengidentifikasi secara unik suatu kejadian spesifik dari entiti. Jika kunci kandidat berisi lebih dari satu atribut, maka biasanya disebut sebagai kunci gabungan (Composite Key).

KUNCI PRIMER (PRIMARY KEY)

Kunci primer adalah satu atribut atau satu set minimal atribut yang tidak hanya mengidentifikasi secara unik suatu kejadian spesifik tetapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu entiti. Setiap kunci kandidat mempunyai peluang untuk menjadi kunci primer, tetapi sebaiknya dipilih satu saja yang dapat mewakili secara menyeluruh terhadap entiti yang ada. Contohnya adalah NIM, sifatnya unik dan tidak mungkin ganda dan mewakili secara menyeluruh terhadap entiti mahasiswa dan setiap mahasiswa selalu memiliki NIM. Selain itu kita harus melihat juga fungsi No KTP, ini dapat digunakan bila sampai suatu saat mahasiswa harus memiliki Kartu Tanda Mahasiswa tetapi NIM belum keluar maka No KTP dapat digunakan.

KUNCI ALTERNATIF (ALTERNATE KEY)

Kunci alternatif adalah kunci kandidat yang tidak dipakai sebagai kunci primer. Biasanya kunci ini digunakan sebagai kunci pengurutan data saja, misalnya dalam pembuatan laporan.

KUNCI TAMU (FOREIGN KEY)

Kunci tamu adalah satu atribut (atau satu set atribut) yang melengkapi satu hubungan yang menunjukkan ke tabel induknya. Kunci tamu biasanya ditempatkan pada entiti anak dan sama dengan kunci primer induk yang direlasikan. Hubungan antara entiti induk dengan anak adalah (biasanya) hubungan satu ke banyak (one to many).

BENTUK-BENTUK NORMALISASI

BENTUK TIDAK NORMAL

Bentuk ini merupakan kumpulan data yang akan disimpan. Tidak ada keharusan mengikuti suatu format tertentu, dapat saja data tidak lengkap atau terduplikasi dan dikumpulkan apa adanya sesuai dengan bentuk asalnya.

BENTUK NORMAL KESATU (1NF)

Bentuk normal kesatu mempunyai ciri yaitu setiap data dibentuk dalam flat file, data dibentuk record demi record dan nilai tiap field berupa “Atomic Value”. Tidak ada set atribut yang terduplikasi (multi value). Contoh data dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

Kode Dokter    Nama Dokter    Spesialisasi      Nama Pasien

D1                    Bashri              Kandungan      Rini

D1                    Bashri              Kandungan      Santi

D2                    Andarini           Kulit               Shanti

D2                    Andarini           Kulit               Anwar

D3                    Irawan             Mata              Wijaya

BENTUK NORMAL KEDUA

Bentuk normal kedua mempunyai syarat yaitu bentuk data telah memenuhi syarat normal kesatu. Atribut bukan kunci harus bergantung secara fungsional pada kunci primer sehingga untuk membentuk normal kedua haruslah ditentukan kunci-kunci field dan kunci-kunci itu arus unik dan dapat mewakili atribut lain yang menjadi anggotanya. Contoh data terlihat pada tabel di bawah ini:

Kode Dokter    Nama Dokter    Spesialisasi

D1                    Bashri              Kandungan

D2                    Andarini           Kulit

D3                    Irawan             Mata

Kode Dokter    Nama Pasien

D1                    Rini

D1                    Santi

D2                    Shanti

D2                    Anwar

D3                    Wijaya

BENTUK NORMAL KETIGA

Syarat bentuk normal ketiga adalah data telah memenuhi syarat normal kedua dan semua atribut yang bukan kunci primer tidak mempunyai hubungan transitif. Dengan kata lain, setiap atribut bukan kunci harus bergantung hanya pada kunci primer secara meyeluruh. Contoh data terlihat pada tabel berikut ini.

KodeDkt           NamaDkt          KodePsn          NamaPsn         No        KodeObt          NamaObt

D1                    Bashri              P1                    Shanti              1          OB01               Refagan

D1                    Bashri              P1                    Shanti              2          OB02               Panadol

D1                    Bashri              P1                    Shanti              3          OB03               Balpirix

D2                    Andarini           P2                    Anwar              1          OB02               Panadol

D2                    Andarini           P2                    Anwar              2          OB03               Balpirix

D3                    Irawan              P3                    Wijaya              1          OB02               Panadol

D3                    Irawan              P3                    Wijaya              2          OB03               Balpirix

KodeObt          NamaObt

OB01               Refagan

OB02               Panadol

OB03               Balpirix

Dengan asumsi tabel pasien telah dipecah berarti bentuk normal kedua telah terpenuhi, maka sekarang tinggal memecah tabel obat yang datanya masih terduplikasi.

Jika diamati lebih seksama, nomor urut di kolom 5 tidak dapat dijadikan sebagai kunci field, karena ketika terjadi diagnosa berikutnya nomor urut obat akan terduplikasi (kembali menjadi 1, 2, 3 dan seterusnya). Oleh karena itu nomor rekam medis diperlukan di tabel resep (menjadi tabel detail)

Cara membuat normalisasi file:

1. UNNORMAL

tulis semua field dari semua tabel dalam database seperti apa adanya

2. NORMAL 1

tulis semua field dari semua tabel dalam database, kecuali field index primer dari

masing-masing tabel jangan ditulis dua kali dan berilah tanda *.

3. NORMAL 2

tulis dan pisahkan masing-masing field dalam tabel kecuali tabel transaksi (disatukan)

dan berilah tanda relasinya.

4. NORMAL 3

tulis dan pisahkan masing-masing field dalam tabel berikut dipisahkannya tabel

transaksi dan berilah tanda relasinya.

[tatasutabri/260510/sentra.edukasi.anak.bangsa]

Visit My BLOG : tata-sutabri.blogspot.com

Comments are closed.