Skip to content

PERANCANGAN DATABASE

2010 May 19
Tags:
Posted by tatasutabri

KONSEP DASAR

Merancang DATABASE merupakan suatu hal yang sangat penting di dalam proses PERANCANGAN SISTEM secara fisik.

Kesulitan utama di dalam merancang DATABASE adalah bagaimana merancang DATABASE yang bisa digunakan saat ini & masa mendatang

Tujuan Perancangan DATABASE :

  1. Untuk memenuhi kebutuhan informasi dari pengguna(user) & aplikasinya
  2. Menyediakan struktur informasi yang natural dan mudah di mengerti oleh user
  3. Mendukung kebutuhan pemrosesan & beberapa obyek kinerja dari suatu sistem

database seperti, respon time, processing system dan storage space.

SIKLUS DATABASE (micro life cycle)

Siklus Kehidupan Aplikasi DATABASE secara Micro Life Cycle, dimana tahapan yang terjadi pada siklus  aplikasi database adalah sebagai berikut  :

  1. Pendefinisian Sistem
  2. Perancangan Database
  3. Implementasi Database
  4. Pengambilan dan Konversi Data
  5. Konversi Aplikasi
  6. Pengujian dan Validasi
  7. Pengoperasian
  8. Pengawasan dan Pemeliharaan

FASE PERANCANGAN DATABASE

Ada 6 Fase Proses Perancangan DATABASE :

1. Pengumpulan data dan analisis

2. Perancangan database secara konseptual

3. Pemilihan sistem manajemen database

4. Perancangan database secara logik

5. Perancangan database secara fisik

6. Implementasi sistem database

Fase Pengumpulan DATA & ANALISIS (1)

Fase ini adalah proses identifikasi & analisa kebutuhan data, seperti kebutuhan sistem database, kebutuhan SISFO, user & aplikasinya.

Sedangkan bentuk kegiatan pada FASE, ini adalah sebagai berikut :

  1. Menentukan kelompok USER & bidang aplikasinya.
  2. Melakukan peninjauan dokumen sistem (I/O) yang ada
  3. Melakukan analisa lingkungan operasi & pemrosesan data
  4. Membuat daftar pertanyaan & wawancara

TOOLS yang secara teknis digunakan dalam membuat spesifikasi analisa kebutuhan data secara formal  dalam perancangan DATABASE adalah :

  1. OOA ( Object Oriented Analysis )
  2. DFD ( Data Flow Diagram )
  3. HIPO ( Hierarchical Input Process Output )
  4. SADT ( Structured Analysis & Design )

Fase Perancangan DATABASE secara KONSEPTUAL (2)

FASE ini adalah proses yang menghasilkan konseptual skema untuk database yang tergantung pada sebuah DBMS yang spesifik

Sedangkan bentuk kegiatan pada FASE ini adalah sebagai berikut :

  1. Melakukan perancangan KONSEPTUAL SKEMA
  2. Melakukan perancangan TRANSAKSI

Ada 4 strategi dalam perancangan skema konseptual :

  1. Top down
  2. Bottom Up
  3. Inside Out
  4. Mixed

Fase Pemilihan Sistem Manajemen DATABASE (3)

FASE ini adalah proses pemilihan software database yang ditentukan oleh beberapa FAKTOR secara umum, yaitu :

FAKTOR TEKNIS terdiri dari :

  1. Tipe model data ( hirarki, jaringan atau relasional )
  2. Struktur penyimpanan dan jalur pengaksesan yang didukung sistem manajemen database
  3. Tipe interface dan programmer
  4. Tipe bahasa queri

FAKTOR EKONOMI terdiri dari :

  1. Biaya penyiadaan hardware dan software
  2. Biaya konversi pembuatan database
  3. Biaya personalia & biaya pelatihan
  4. Biaya pengoperasian & biaya pemeliharaan

FAKTOR ORGANISASI terdiri dari :

  • Struktur data

Jika data yang disimpan dalam database mengikuti struktur hirarki, maka suatu jenis hirarki dari sistem manajemen database harus dipikirkan.

  • Personal yang terbiasa dengan sistem yang terdahulu

Jika staff programmer dalam suatu organisasi sudah terbiasa dengan suatu sistem manajemen database maka hal ini dapat mengurangi biaya latihan & waktu belajar.

  • Ketersediaan dari service vendor

Keberadaan fasilitas pelayanan penjual sangat dibutuhkan untuk membantu memecahkan masalah sistem.


[tatasutabri/190510/sentra.edukasi.anak.bangsa]

Visit MY BLOG :  tata-sutabri.blogspot.com


Comments are closed.